Artikel
5 Langkah Jitu Orang Tua Dalam Menerapkan Pendidikan Shalat Pada Anak

5 Langkah Jitu Orang Tua Dalam Menerapkan Pendidikan Shalat Pada Anak

Oleh : Azizah
Guru pada MTs Al Wathoniyah 14

Shalat merupakan ibadah mahdlah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang sudah baligh, dalam kondisi apapun selama masih dalam keadaan sadar  dan dimanapun berada. Karena shalat mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam Agama Islam dan kehidupan manusia, sehingga setiap muslim dituntut untuk melaksanakannya sebagai implementasi rasa syukur kepada Allah dan tanda ketaatan kepadaNya, shalat adalah tiang agama, shalat adalah pembeda antara orang muslim dan kafir, shalat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab di akhirat kelak dan shalat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan munkar. Dan kehadiran anakpun  di tengah-tengah keluarga merupakan amanah yang sangat besar bagi ayah bundanya. Oleh karena itu para ayah bunda dituntut untuk senantiasa memperhatikan perkembangan jasmani dan rohani sang buah hati. Untuk itu, sebagai orang tua,  ayah bunda sangat  bertanggungjawab dalam  mendidik dan membiasakan anak-anaknya untuk melaksanakan shalat sebagai salah satu kebutuhan rohani sang buah hati.  

Dalam hal ini ada 5 langkah jitu bagi ayah bunda selaku orang tua yang dapat diterapkan untuk keberhasilan dalam  pendidikan shalat pada anak, yaitu:

  1. Ayah bunda selaku orang tua harus memahami ilmu agama dengan baik tentang kewajiban dan tanggungjawabnya pada anak dalam Islam.
    Dalam Agama Islam kewajiban ayah bunda selaku orang tua adalah mempersiapkan anak untuk menjadi generasi yang kuat dan tangguh baik fisik maupun mental. Secara fisik maka orang tua wajib memberikan dan menyiapkan makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggal. Sedangkan kebutuhan rohani yang mencakup identitas, orang tua wajib memberikan nama yang baik dan nasab dari orang tua. Selain itu, ayah bunda selaku orang tua juga wajib memberikan pendidikan terhadap anak, terutama pendidikan agama agar anak mampu melakukan kewajibannya sebagai seorang hamba dan mampu melindungi dirinya dari kejahatan makhluk-Nya.
     
  2. Ayah bunda harus membekali ilmu pengetahuan agama dengan benar pada anak sehingga anak memahami betapa pentingnya kedudukan shalat dalam Agama Islam
    Salah satu pendidikan yang paling penting ditanamkan pada anak adalah pendidikan agama Islam karena sangat berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian yang baik pada anak. Pendidikan Agama Islam harus ditanamkan dan diajarkan pada anak sejak usia dini. Ini karena mengingat banyaknya kasus yang terjadi pada anak karena kemerosotan moral dan akhlak yang tidak baik. Ada tiga hal pokok dan mendasar yang harus diperhatikan dan diajarkan oleh ayah bundanya, yaitu pendidikan akidah, pendidikan ibadah, dan pendidikan akhlak.

    • Pendidikan akidah, yang meliputi pengenalan, keyakinan dan keimanan kepada Allah. Ayah bunda harus menanamkan keyakinan dan keimanan bahwa Allah itu ada dan selalu melihat serta mengawasinya dalam setiap perbuatan yang ia lakukan.
    • Pendidikan ibadah yaitu pendidikan yang menekankan pada cara yang harus dilakukan untuk beriman kepada Allah. Dalam hal ini ayah bunda harus mengajarkan bagaimana cara untuk berkomunikasi dan lebih dekat kepada Allah yaitu dengan melakukan ibadah, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah. Contohnya seperti shalat, puasa, membaca Al Qur’an dan sebagainya.
    • Pendidikan akhlak, merupakan pendidikan yang paling penting dan paling pokok yang merupakan pondasi dasar dalam ajaran Islam, maka dari itu sangat penting diajarkan pada anak sejak usia dini. Ini untuk membentuk kepribadian muslim yang baik ke depannya. Oleh karena itu harus diterapkan pada anak, contohnya seperti bagaimana adab makan yang baik, adab berteman, sopan santun pada orang tua, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda dan sebagainya.
       
  3. Ayah bunda selaku orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam ketaatan Ibadah shalat.
    Dalam menjalankan rutinitas beribadah, ayah bunda akan menjadi contoh bagi anak-anaknya. Olehkarena itu, hendaknya ayah bunda memperhatikan kualitas ibadahnya. Karena ayah bunda adalah cermin hidup bagi anak-anaknya. Oleh karena itu jangan sampai ayah bunda menyuruh anaknya shalat tapi ayah bunda masih asyik di depan TV, atau menyuruh anaknya shalat ke masjid tetapi ayah bundanya masih sibuk dengan HP atau tugas-tugas yang lain. Ingat, apa yang ayah bunda lakukan dilihat dan direkam oleh anak-anaknya.
     
  4. Membiasakan anak untuk menjalankan shalat sejak dini, sesuai dengan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.  
    Rasulullah SAW telah menyampaikan usia mengajarkan anak belajar shalat ketika sudah 7 tahun berdasarkan Hadis Nabi SAW:
    وَعَن عمروبن شعيب عن ابيه عن جده رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلي الله عليه وسلم : مُرُوا اَوِلْاَدَكُمْ بِا لصَّلَاةِ وَهُمْ اَبْنَاءِ سَبْعَ سِنِيْنَ , وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءِ عَشَرَ وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي المَضَاجِع
    . (حديث حسنرواه ابو داود باسناد حسن)

    Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata: Rasulullah SAW Bersabda: “Perintahkanlah shalat anak-anak kalian yang sudah berumur tujuh tahun. Dan pukulah mereka karena meninggalkannya ketika telah berumur 10 tahun, serta pisahkanlah antara mereka di tempat tidurnya. (Hadis Hasan. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang Hasan).
    Hadis ini menjelaskan bagaimana mendidik agama pada anak-anak yang diberikan sejak kecil, sehingga nanti usia dewasa perintah-perintah agama dapat dilakukan secara mudah dan ringan. Karenapada usia inilah anak sudah mampu menerima perintah atau sudah paham menerima perintah yang disebut mumayyiz. Demikian juga pada usia ini anak diperkirakan sudah mampu belajar shalat dengan baik, sudah mulai mengenal bacaan dan gerakan-gerakan shalat dengan baik. Dan ayah bunda hendaknya mengajarkan juga apa yang dibutuhkan dalam shalat, seperti syarat dan rukunnya.
     
  5. Tidak ada kata bosan dan cape bagi ayah bunda  untuk selalu mengingatkan anaknya melaksanakan shalat setiap datang waktu shalat sampai tumbuh rasa tanggungjawab pada diri anak akan kewajiban shalat.
    Dalam hal ini ayah bunda selaku orang tua harus selalu mengontrol dan mengawasi secara terus menerus tanpa henti, sehingga ketika anak mulai mengendur atau kurang semangat dalam menjalankan shalat, ayah bunda dapat memberikan motivasi dan penguatan kembali.

Berdasarkan uraian diatas, bahwa ada 5 langkah jitu yang dapat dipraktekkan  para ayah bunda dalam menerapkan pendidik shalat pada anak. Karena anak adalah  salah satu amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada ayah bunda . Anak merupakan investasi yang paling mahal dan berharga, karena ia mampu menyelamatkan ayah bundanya dari siksa api neraka melalui doa-doa dan kesalehannya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa anak dilahirkan dalam kondisi fitrah, suci laksana kain putih. Kedua orang tuanyalah yang berperan besar, apakah kelak anaknya menjadi seorang Yahudi, Nasrani, maupun Majusi.  Oleh karena itu ayah bunda harus bangkit melaksanakan kewajibannya terhadap anak, berupa perhatian, pengawasan, dan pendidikan yang baik agar kelak anak-anak mereka menjadi generasi yang baik dapat memberi manfaat bagi orang tua dan dan kaum Muslimin yang lain . Anak dapat membuat senang hati ayah bundanya, manakala anak tersebut berbakti kepada mereka serta taat dalam menjalankan ibadahnya.

Semoga ayah bunda selaku orang tua, selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam membina dan mengarahkan anak-ananya kepada kelompok qurrota a’yun, sehingga mereka menjadi penyejuk hati dan pembawa kebahagiaan bagi ayah bundanya baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin Ya Rabbal’aalamiin