Berita
Asistensi Kearsipan Tim Itjen Kemenag di BDK Jakarta

Asistensi Kearsipan Tim Itjen Kemenag di BDK Jakarta

Jakarta, 30 Mei 2024. Dalam rangka asistensi penyelenggaraan kearsipan pada Balai Diklat Keagamaan Jakarta, Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia yang terdiri dari Rahmatiah, Mutiara Agustina Hariathri Nofani, Yeni Syamyuliati, dan Zainal Murtafik hadir di Kampus Balai Diklat Keagamaan (BDK) Jakarta.

Tim Inspektorat Jenderal diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Tim Arsiparis yang terdiri dari Komarudin, Siti Munawaroh, Nisfi Zulhaida, Yuni Purwati, Setiawan, Fathur Rachman dan Dastini Zega.

Dalam sambutan penerimaannya, Kasubbag TU Sahro Wardi mengapresiasi dan berterima kasih atas asistensi Tim Itjen ini dan melaporkan kinerja Tim Arsiparis BDK Jakarta yang telah berhasil melakukan pemusnahan 1.326 arsip dengan cara dicacah, tentunya berkolaborasi dengan Badan Litbang dan Diklat, Biro Umum Sekretariat Jenderal dan Arsip Nasional Republik Indonesia selaku induk pembina tata kelola kearsipan, selain itu terkait kebutuhan peralatan dan mesin sebagai sarana pendukung tata kelola arsip, perlahan dan pasti terus diintegrasikan antara kebutuhan riil dengan perencanaan anggaran BDK Jakarta.

Selanjutnya dalam sambutannya, Rahmatiah selaku Ketua Tim menyampaikan bahwa penugasan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi terkait penyelenggaraan kearsipan, sehingga dapat berjalan dengan baik dan sesuai regulasi yang berlaku yang meliputi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Peraturan Menteri Agama Nomor 41 Tahun 2016 tentang Pengawasan Internal pada Kementerian Agama dan Keputusan Menteri Agama Nomor 848 Tahun 2022 tentang Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi pada Kementerian Agama.

Dalam kegiatan ini, Tim Inspektorat Jenderal sempat mengunjungi Depo Arsip BDK Jakarta, dalam diskusinya menyampaikan bahwa Arsiparis BDK Jakarta memiliki kompetensi dan kecakapan yang memadai untuk menjalankan tugas tata kelola arsip, pemanfaatan aplikasi srikandi dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar juga telah berjalan dengan baik. Dalam menata arsip telah memiliki ruangan khusus berupa depo arsip yang cukup representatif sehingga dapat dipastikan arsip terkelola dengan baik.

Kedepan peran arsiparis akan lebih strategis dalam pemenuhan dokumen dan eviden pada program penjaminan mutu dan akreditasi, dimana BDK Jakarta di tahun 2024 ini telah teralokasikan jadwal perpanjangan akreditasi oleh Lembaga Administrasi Negara, Tetap Semangat Tim Arsiparis, semoga terus bermanfaat, maslahah dan tambah berkah.

Penulis : Sahro Wardi